Minggu, 03 Januari 2010

Presiden: Tingkatkan Kapasitas UNEP

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku saat ini tengah khawatir mengenai proliferasi dan fragmentasi pada kesepakatan lingkungan multilateral pada tata kelola lingkungan global.

"Hal ini menyebabkan fungsi dari masing-masing kesepakatan itu tidak dapat berjalan optimal. Karena itulah, kita harus menguatkan koordinasi, koherensi, dan efektivitas tata kelola lingkungan global dalam sistem PBB. Kita juga harus memastikan efektivitas dan koherensi aksi global dalam mengatasi permasalahan lingkungan," ujar Presiden ketika membuka 11st Special Session of the Governing Council, Rabu (24/2/2010) di Nusa Dua, Bali.

Presiden melanjutkan, "Bagi kita, tidak ada pilihan lain kecuali meningkatkan kapasitas UNEP sebagai badan PBB yang bertanggung jawab langsung terhadap permasalahan lingkungan. Berikan mandat yang kuat terhadap UNEP. Berikan pula kewenangan dan tanggung jawab yang besar. Dan, berikan pula pendanaan yang cukup untuk menjalankan mandat dan tanggung jawabnya."

Sementara itu, SBY mengatakan, krisis keuangan dan resesi ekonomi global baru-baru ini tidak hanya berdampak negatif terhadap pembangunan, tetapi juga terhadap kemampuan untuk mengatasi permasalahan lingkungan.

SBY mengatakan, krisis memberikan pemahaman bahwa model pembangunan yang dilakukan selama ini tidak sesuai dengan situasi dan kebutuhan global. "Kita harus mendesain ulang model dan strategi pembangunan ekonomi global. Kita harus mengarahkan agar pembangunan dapat mendorong terjadinya pertumbuhan yang riil. Pembangunan yang menghasilkan struktur ekonomi yang tidak rapuh," imbuhnya.

Selain itu, pada saat yang bersamaan, SBY mengatakan bahwa para pemimpin harus selalu mempertimbangkan tingkat kerusakan lingkungan dan keberlangsungan kehidupan di planet ini. "Kita tidak boleh mewariskan planet Bumi yang rusak kepada anak cucu kita. Adalah tanggung jawab kita semua untuk mengatasi tantangan besar ini secara tepat, efektif, dan koheren," ujarnya.

Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Posting Komentar